Sambut Tahun Baru : Siapkan Resolusi 2015 versimu!!

Segenap Pimpinan dan Manajemen PT Graha Sukses Mandiri Edukasi mengucapkan Selamat Tahun Baru 2015. Selamat bersantai di liburan ini bersama dengan keluarga dan handai taulan. Kami doakan semoga setiap harapan di tahun mendatang dapat tercapai.

Ucapan Tahun Baru 2015Sudah siapkan kamu dengan Resolusi 2015 mu?? Jika belum menyiapkan, masih ada waktu untuk mempersiapkan Resolusi 2015 beberapa hari ke depan.

Tentu saja kita harus sadari bahwa capaian target kita di tahun 2014 ada yang tercapai dan ada juga yang tidak tercapai. Kata tidak tercapai juga beraneka ragam. Ada yang sedikit lagi tercapai tapi karena satu dan lain hal harus digagalkan, ada juga yang memang belum dikerjakan, atau ada yang perlu perbaikan agar tercapai sempurna.

Dari mulai Resolusi tentang jodoh, pekerjaan, penghasilan, jabatan, kendaraan, sampai dengan tentang skill (kompetensi) yang harus dimiliki. Tak pelak tiap person diwajibkan untuk memiliki skill (kompetensi) atas sebuah jabatan, baik itu softskill atau hardskill. Semua dukungan keilmuan masih diperlukan untuk bisa mempercepat capaian target Resolusi 2015 yang kita rencanakan.

Kami dari LCC Jatiwaringin (powered by PT GSME)  menyelenggarakan Paket Kursus & Pelatihan yang dapat menjangkau ke seluruh wilayah Anda. Meskipun kami berada di lokasi Jatiwaringin, Pondok Gede, Kota Bekasi tetapi kami memiliki program yang unik sehingga dapat menjangkau Anda hingga ke pelosok (jangkauan Jabodetabek). Berbagai pilihan kursus juga dapat dipilih oleh Anda sebagai profesional muda yang dinamis dan penuh strategik. Atau bagi Anda yang fresh graduate juga dapat memilih program kursus yang sesuai dengan kebutuhan persiapan bekerja Anda.

Dapatkan harga promosi selama liburan Tahun Baru 2015 mulai masa pendaftaran tanggal 25 Desember 2014 hingga 24 Januari 2015. Klik disini.

promo diskon tahun baru

Prakonvensi UN Regional Medan Rumuskan 15 Butir Kesimpulan

Medan—Prakonvensi Ujian Nasional (UN) Regional Medan merumuskan sebanyak 15 butir kesimpulan. Kelompok 1 yang membahas menejemen pelaksanaan UN merumuskan 11 butir kesimpulan, sedangkan kelompok 2 yang membahas komposisi nilai UN dalam penentuan kelulusan merumuskan empat butir kesimpulan.

Kepala Pusat Penelitian Kebijakan Kemdikbud Bambang Indriyanto mengatakan, prakonvensi ini diselenggarakan untuk mencari masukan dan koreksi terhadap pelaksanaan UN, sehingga pelaksanaannya lebih kredibel dan reliabel. Rumusan yang dihasilkan ini nanti, kata dia, akan menjadi bagian dari keputusan di Konvensi UN pada 26 September mendatang, yang akan digelar di Jakarta.

“Kita sudah menjaring dari berbagai tempat dan hasilnya sudah optimum,” katanya pada penutupan Prakonvensi UN di Hotel Grand Swiss-bel, Medan, Sumatera Utara, Minggu (22/09/2013) malam.

Berikut rumusan prakonvensi :

Kelompok 1, menejemen pelaksanaan UN:

1.Kisi-kisi UN disiapkan oleh pemerintah dan pembuat soal melibatkan pendidik dengan mekanisme ditetapkan oleh pemerintah.
2.Jumlah paket soal yang disediakan sesuai dengan jumlah peserta ujian dalam satu ruangan.
3.Proses pelaksanaan UN harus disosialisasikan dengan maksimal.
4.Penggandaan dilakukan oleh percetakan yang kredibel dan profesional di provinsi
5.Distribusi naskah dilakukan oleh percetakan bersama dengan panitia provinsi selanjutnya ke panitia kabupaten/kota dan panitia kabupaten/kota mendistribusikan ke satuan pendidikan. Agar pendistribusian berjalan lancar maka pendataan peserta UN sudah ada di panitia paling lambat bulan Oktober.
6.Pengamanan penggandaan dan menjaga kerahasiaan naskah UN di percetakan diawasi oleh kepolisian, dinas pendidikan provinsi, dan perguruan tinggi.
7.Pengamanan dan pengawasan naskah UN di provinsi dan kabupaten/kota dilakukan oleh kepolisian dan perguruan tinggi.
8.Pengamanan dan pengawasan naskah UN di satuan pendidikan oleh kepolisian, satuan pendidikan dan perguruan tinggi.
9.Pengawas pelaksanaan UN di ruang ujian dilakukan oleh pendidik sesuai dengan satuan pendidikan yang sama dengan sistem silang.
10.Pelaksanaan UN di satuan pendidikan dapat berlangsung aman, berkualitas, dan berprestasi sesuai dengan POS.
11.Pelaksanaan UN di masa datang perlu dirancang dengan berbasis IT yang perencanaannya sudah dimulai tahun depan.

Kelompok 2, komposisi nilai UN dalam penentuan kelulusan :

1.Komposisi nilai akhir ditentukan dari 50 persen nilai sekolah, yang tersusun atas nilai rapor ditambah nilai ujian sekolah, dan 50 persen nilai UN. Alasannya, dengan komposisi itu antara sekolah dengan pemerintah (pengambil kebijakan) seimbang dalam saling mengontrol untuk membangun kejujuran.
2.Kelulusan satuan pendidikan ditentukan oleh :
a.Nilai rapor
b.Nilai ujian sekolah (poin a dan b adalah nilai sekolah)
c.Lulus nilai UN
3.Nilai rapor setiap semester dimasukkan ke dalam sistem daring (online).
4.Penentuan kelulusan diserahkan ke satuan pendidikan dengan memperhatikan kriteria-kriteria yang ditetapkan dengan ketentuan oleh pemerintah.   (ASW)

Sumber : http://www.kemdikbud.go.id/berita/1734.html