PPDB ONLINE DKI JAKARTA TAHUN AJARAN 2015-2016

Bimbelkursus.com (06/05/2015) – Ujian Nasional SMA/ SMK/ MA telah berlalu 2 pekan lalu. Kini Ujian Nasional SMP/ MTS sesaat lagi berlalu. Terakhir, 2 pekan lagi akan berlangsung Ujian Sekolah untuk tingkat SD/MI. Banyak harapan dan doa yang terlantun dari para orang tua agar putera/puterinya mendapatkan nilai yang terbaik dan berada di atas passing grade dari sekolah favorit yang diinginkan.

Banyak hal yang dilakukan oleh orang tua untuk mewujudkan itu. Dimasukkan tempat les, ikut pendalaman materi di sekolah, ikut les privat tambahan di rumah, ikut try out-try out dari brosur, sampai pada menyiapkan uang yang lebih untuk masuk sekolah (maaf membelanjakan uang untuk kunci jawaban alias bocoran kaje tidak masuk hitungan kami karena itu tindakan illegal di negara ini). Langkah positif selalu diperbanyak untuk mendukung putera/puteri bisa mendapatkan nilai yang maksimal pada UN 2015 ini.

Setelah semua  daya upaya dikerahkan, sampailah kita pada saat yang berbahagia yaitu Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Online. PPDB Online adalah pintu masuk untuk diterima di sekolah favorit putera/puteri Anda dalam 5 tahun terakhir. Semua disiapkan dalam bentuk computerized agar tidak ada kecurangan yang terjadi dalam penerimaan siswa baru. Aturan yang disiapkan pun dibuat fair agar tidak ada yang merasa diperlakukan tidak adil. Jenjang TK/SD/SMP/SMA/SMK baik untuk Umum maupun Sekolah Luar Biasa disiapkan aturan yang adil dan dapat digunakan oleh semua pihak sebagai panduan.

Berikut adalah JUKNIS PPDB ONLINE 2015/2016 yang berlaku mulai 23 Februari 2015.

Download via Slideshare.net klik disini

Download langsung (no virus) klik disini

Silakan download penjelasan versi Powerpoint.pptx klik disini

 

Prinsip yang sama diusung oleh Dinas Pendidikan DKI tahun ini yaitu Kesempatan yang sama, Tidak ada penolakan bagi yang memenuhi syarat, dan Sesuai pilihan peserta didik. Dengan Azas yang Objektif, Transparan, Akuntabel, Tidak Diskriminatif, dan Kompetitif diharapkan mampu meningkatkan daya saing siswa Sekolah Negeri DKI Jakarta di Nusantara.

Berikut adalah beberapa Poin Penting PPDB Online DKI Jakarta 2015/2016 dan perbedaannya dengan PPDB tahun lalu :

  1. Batas waktu yang dijadikan Acuan PPDB Jalur Lokal (untuk Kartu Keluarga) adalah 1 April 2015. Kartu Keluarga calon peserta didik yang ditandatangani pada 2 April ke atas dianggap siswa Luar DKI.
  2. Mekanisme Pendaftaran : menggunakan PIN yang diperoleh saat verifikasi pendaftaran. Sebelum PIN digunakan harus diganti terlebih dahulu oleh peserta didik/orangtua/wali.
  3. Kuota SD. Jika tahun lalu Domisili Luar DKI 5%, DKI Tahap Umum 45%, dan DKI Tahap Lokal 50%, kini menjadi Domisili Luar DKI 5%, DKI Tahap Umum 35%, dan DKI Tahap Lokal 60%.
  4. Kuota SMP dan SMA. Jika tahun lalu Domisili Luar DKI 5%, DKI Tahap Umum 45%, dan DKI Tahap Lokal 50%, kini menjadi Domisili Luar DKI 5%, Prestasi 5%, DKI Tahap Umum 35%, dan DKI Tahap Lokal 55%.
  5. Kuota SMK tetap sama seperti tahun lalu Domisili Luar DKI 5%, dan kuota Tahap Umum 90%. (tidak ada jalur lokal dan dihapuskan persyaratan tinggi badan)
  6. Operator Sekolah mulai tahun ini tidak diberikan akses untuk melakukan pemindahan pilihan sekolah karena calon peserta didik bisa mengubahnya secara mandiri, kecuali orangtua/peserta didik mengalami kesulitan.
  7. Pelaksanaan PPDB di tahun lalu dilakukan secara serentak sehingga membebani server. Jadi pada tahun ini, PPDB dilakukan secara bertahap. Jadwal dan alur pelaksanaannya silakan baca di sini.
  8. Peserta didik sebelum Tahun Pelajaran 2014/2015 dan lulusan pendidikan kesetaraan paket A dan B yang berasal dari DKI Jakarta diperkenankan untuk mendaftar melalui Pra Pendaftaran. Aturan pra pendaftaran silakan baca di sini.

Selanjutnya, kami akan posting “Jadwal dan Alur Pendaftaran” untuk membaca langsung klik di sini.

Iklan

Jadwal dan Alur Pendaftaran PPDB Online DKI Jakarta 2015-2016

Bimbelkursus.com (06/05/2015) – Penerimaan Siswa Baru tak lama lagi. Setelah Ujian Nasional diumumkan maka tak lama setelah itu dibuka pendaftaran online untuk penerimaan siswa baru. DKI Jakarta tetap menjadi magnet bagi daerah sekelilingnya seperti Bekasi, Depok, Tangerang, Tangerang Selatan untuk menjadi destinasi sekolah favorit. Banyak sekolah favorit di Jakarta yang masih diserbu oleh siswa Luar DKI, meski kuotanya sangat terbatas 5% saja.

Aturan Juknis PPDB Online DKI Jakarta Tahun Pelajaran 2015/2016 sudah kami share di sini. Kali ini, kami akan share Jadwal dan Alur Pendaftaran PPDB Online DKI Jakarta Tahun Pelajaran 2015/2016 untuk dipahami oleh seluruh peserta didik/orangtua/wali murid.

Pendaftaran PPDB Online DKI Jakarta dibagi menjadi beberapa Jalur yaitu : Jalur Prestasi, Jalur Tahap I Umum,  Jalur Tahap II Lokal, dan Jalur Tahap III Umum. Masing-masing memiliki persentase kuota pendaftaran silakan baca di postingan kami di sini.

Alur Pendaftaran

 

 

Alur Pendaftaran PPDB Online DKI Jalur UmumSlide26Slide27

Jadwal Pendaftaran Siswa SD

Jadwal SD PPDB Online 2015 Jadwal SD PPDB Online 2015

Jadwal Pendaftaran Siswa Berprestasi SMP, SMA, SMK

Jadwal Prestasi PPDB Online 2015Jadwal Pendaftaran Siswa SMP

Jadwal SMP Umum PPDB Online 2015 Jadwal SMP Umum PPDB Online 2015

Jadwal Pendaftaran Siswa SMA/SMK

Jadwal SMA/SMK PPDB Online 2015 Jadwal SMA/SMK PPDB Online 2015

Lokasi Pra Pendaftaran Bagi Siswa Luar DKI, Luar Negeri, Lulusan sebelumnya, atau Paket A dan B

Lokasi Pra Pendaftaran SMP Lokasi Pra Pendaftaran SMA/SMK

 

 

 

 

 

 

 

Lokasi Pra Pendaftaran Luar DKI

 

Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1435 H/ 2014 M (silahkan download)

Bimbelkursus.com – Ramadhan yang suci kembali hadir. Tamu Agung nan suci akan datang kurang dari satu bulan lagi. Marhaban Ya Ramadhan.. Marhaban Yaa Syahrul Maghfiroh..

Bagi sahabat sekalian yang akan download jadwal imsakiyah Ramadhan 1435 H/ 2014 M kami persilahkan, baik .jpg klik di sini atau pun .pdf klik di sini.

JADWAL IMSAKIYAH RAMADHAN 1435 H - 2014 M

JADWAL IMSAKIYAH RAMADHAN 1435 H – 2014 M

Kedatangan Ramadhan ada yang menunggu-nunggu. Ada pula yang tidak senang dengan kedatangan Ramadhan. Ada juga yang biasa-biasa saja, dianggap sebagai rutinitas belaka dalam puasa dan zakat. Luar biasa memang Alloh Subhanahu Wa Ta’ala menciptakan manusia. Keberagaman itu membuat manusia lainnya sadar dan mempelajari bahwa manusia yang menunggu-nunggu kedatangan Ramadhan sangat sedikit sekali. Tak banyak manusia yang berharap cemas akan kehadiran dirinya di bulan suci itu.


يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

“Hai orang2 yang beriman, diwajibkan bagimu berpuasa, sebagaimana telah diwajibkan pada orang2 sebelum kamu. Mudah2an kamu bertakwa” (Al -Baqarah:183)

Ayat di atas merupakan ayat al-Qur’an yang memerintahkan manusia yang beriman pada Alloh Ta’ala dan Rosul-Nya untuk berpuasa di bulan Ramadhan. Dalam ayat itu Alloh Ta’ala memberikan ruang yang luas kepada manusia beriman untuk memperbaiki dirinya dan meraih gelar taqwa di Ramadhan ini.

Ibarat kepompong dan kupu-kupu. Saat Ramadhan, selama satu bulan penuh seorang mukmin dituntut untuk belajar banyak hal, dituntut untuk memperbaiki banyak hal dalam dirinya. Hingga di akhir bulan, Alloh berikan gelaran taqwa bagi siapa yang lulus ujian. Samalah dengan seekor kupu-kupu. Mukmin di Ramadhan sedang menjadi seekor kepompong yang belum terbang kemana-mana. Di saat itulah kepompong belajar banyak hal. Dan pada saatnya tiba, kepompong berubah menjadi seekor kupu-kupu.

Dari Abu Hurairah Radhiallahu ‘Anhu bahwa Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:

ومن صام رمضان إيمانا واحتسابا غفر له ما تقدم من ذنبه

“Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan karena iman dan ihtisab, maka akan diampuni dosa-dosanya yang lalu.” (HR. Bukhari No. 38, 1910, 1802)

Makna ‘diampuninya dosa-dosa yang lalu’ adalah dosa-dosa kecil, sebab dosa-dosa besar –seperti membunuh, berzina, mabuk, durhaka kepada orang tua, sumpah palsu, dan lainnya- hanya bias dihilangkan dengan tobat nasuha, yakni dengan menyesali perbuatan itu, membencinya, dan tidak mengulanginya sama sekali. Hal ini juga ditegaskan oleh hadits berikut ini.

Dari Abu Hurairah Radhiallahu ‘Anhu, bahwa Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:

الصَّلَوَاتُ الْخَمْسُ وَالْجُمْعَةُ إِلَى الْجُمْعَةِ كَفَّارَاتٌ لِمَا بَيْنَهُنَّ

“Shalat yang lima waktu, dari jumat ke jumat, dan ramadhan ke Ramadhan, merupakan penghapus dosa di antara mereka, jika dia menjauhi dosa-dosa besar.” (HR. Muslim No. 233)

Belum lagi Amalan-amalan sunnah di bulan Ramadhan yang memiliki dampak positif bagi pribadi mukmin yang berpuasa dan juga dampak sosial lingkungan. Diantaranya adalah :

1. Anjuran Bersahur

Dari Anas bin Malik Radhiallahu ‘Anhu, bahwa Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:

تَسَحَّرُوا فَإِنَّ فِي السَّحُورِ بَرَكَةً

“Bersahurlah kalian, karena pada santap sahur itu ada keberkahan.” (HR. Bukhari No. 1923, Muslim No. 1095)

2. Bertadarrus (Tilawah/Membaca al-Qur’an)

Ibnu ‘Abbas Radhiallahu ‘Anhuma menceritakan:

وَكَانَ جِبْرِيلُ يَلْقَاهُ فِي كُلِّ لَيْلَةٍ مِنْ رَمَضَانَ فَيُدَارِسُهُ الْقُرْآنَ

Jibril menemuinya (nabi) pada tiap malam malam bulan Ramadhan, dan dia (Jibril) bertadarus Al Quran bersamanya. (HR. Bukhari No. 3220)

3. Dermawan (Ringan Memberi)

Ibnu ‘Abbas Radhiallahu ‘Anhuma, menceritakan:

كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَجْوَدَ النَّاسِ وَأَجْوَدُ مَا يَكُونُ فِي رَمَضَانَ حِينَ يَلْقَاهُ جِبْرِيلُ وَكَانَ جِبْرِيلُ عَلَيْهِ السَّلَام يَلْقَاهُ فِي كُلِّ لَيْلَةٍ مِنْ رَمَضَانَ فَيُدَارِسُهُ الْقُرْآنَ فَلَرَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَجْوَدُ بِالْخَيْرِ مِنْ الرِّيحِ الْمُرْسَلَةِ

Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam adalah manusia yang paling dermawan, dan kedermawanannya semakin menjadi-jadi saat Ramadhan apalagi ketika Jibril menemuinya. Dan, Jibril menemuinya setiap malam bulan Ramadhan dia bertadarus Al Quran bersamanya. Maka, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam benar-benar sangat dermawan dengan kebaikan melebihi angin yang berhembus. (HR. Bukhari No. 3220)

4. Memberi Makan Orang Yang Berpuasa

Dari Zaid bin Khalid Al Juhani Radhiallahu ‘Anhu, bahwa Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:

مَنْ فَطَّرَ صَائِمًا كَانَ لَهُ مِثْلُ أَجْرِهِ غَيْرَ أَنَّهُ لَا يَنْقُصُ مِنْ أَجْرِ الصَّائِمِ شَيْئًا

Barang siapa yang memberikan makanan untuk berbuka bagi orang berpuasa maka dia akan mendapatkan pahala sebagaimana orang tersebut, tanpa mengurangi sedikit pun pahala orang itu. (HR. At Tirmidzi No. 807, katanya: hasan shahih. Ahmad No. 21676, An Nasa’i dalam As Sunan Al Kubra No. 3332. Al Baihaqi dalam Syu’abul Iman No. 3952. Dishahihkan Syaikh Al Albani dalam Shahihul Jami’ No. 6415. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan: hasan lighairih. Lihat Ta’liq Musnad Ahmad No. 21676, Al Bazzar dalam Musnadnya No. 3775)

5. Sholat Malam (Tarawih/Qiyamullail)

Dari Abu Hurairah Radhiallahu ‘Anhu, bahwa Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:

مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا، غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ.

“Barang siapa yang shalat malam pada Ramadhan karena iman dan ihtisab, maka akan diampuni dosa-dosa yang lalu.” (HR. Bukhari No. 37 1904, 1905)

6. Memperbanyak Doa

Dari Abu Hurairah Radhiallahu ‘Anhu, bahwa Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:

ثَلَاثَةٌ لَا تُرَدُّ دَعْوَتُهُمْ الصَّائِمُ حَتَّى يُفْطِرَ وَالْإِمَامُ الْعَادِلُ وَدَعْوَةُ الْمَظْلُوم

Ada tiga manusia yang doa mereka tidak akan ditolak: 1. Doa orang yang berpuasa sampai dia berbuka, 2. Pemimpin yang adil, 3. Doa orang teraniaya. (HR. At Tirmidzi No. 2526, 3598, katanya: hasan. Ibnu Hibban No. 7387, Imam Ibnul Mulqin mengatakan: “hadits ini shahih.” Lihat Badrul Munir, 5/152. Dishahihkan oleh Imam Al Baihaqi. Lihat Shahih Kunuz As sunnah An Nabawiyah, 1/85. Sementara Syaikh Al Albani mendhaifkannya. Lihat Shahih wa Dhaif Sunan At Tirmidzi No. 2526)

7. I’tikaf di 10 hari Terakhir

Dari ‘Aisyah Radiallahu ‘Anha:

أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَعْتَكِفُ الْعَشْرَ الْأَوَاخِرَ مِنْ رَمَضَانَ حَتَّى تَوَفَّاهُ اللَّهُ ثُمَّ اعْتَكَفَ أَزْوَاجُهُ مِنْ بَعْدِهِ

Bahwasanya Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam beri’tikaf pada 10 hari terakhir bulan Ramadhan sampai beliau diwafatka Allah, kemudian istri-istrinya pun I’tikaf setelah itu.(HR. Bukhari No. 2026, Muslim No. 1171, Abu Daud No. 2462. Ahmad No. 24613, dan lainnya)

8. Umroh

Dari Ibnu ‘Abbas Radhiallahu ‘Anhuma, bahwa Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam berkata kepada seorang wanita Anshar bernama Ummu Sinan:

فَإِنَّ عُمْرَةً فِي رَمَضَانَ تَقْضِي حَجَّةً أَوْ حَجَّةً مَعِي

“Sesungguhnya Umrah ketika bulan Ramadhan sama dengan memunaikan haji atau haji bersamaku.” (HR. Bukhari No. 1863, Muslim No. 1256)

9. Doa ketika Lailatul Qadar (di 10 malam terakhir)

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam mengajarkan doa khusus untuk kita baca ketika Lailatul Qadar.

عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَرَأَيْتَ إِنْ عَلِمْتُ أَيُّ لَيْلَةٍ لَيْلَةُ الْقَدْرِ مَا أَقُولُ فِيهَا قَالَ قُولِي اللَّهُمَّ إِنَّكَ عُفُوٌّ كَرِيمٌ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي

Dari ‘Aisyah dia berkata “Aku berkata: Wahai Rasulullah, apa pendapatmu jika aku mengetahui bahwa pada suatu malam adalah Lailatul Qadar, apa yang aku ucapkan?” Beliau menjawab: “Ucapkanlah, ‘Allahumma innaka ‘afuwwun karim tuhibbul ‘afwa fa’fu’anni.” (HR. At Tirmidzi No. 3513, At Tirmidzi berkata: hasan shahih. Ibnu Majah No. 3850. Syaikh Al Albani menshahihkannya. Lihat As Silsilah Ash Shahihah No. 3337, Shahihul Jami’ No. 4423, dan lainnya)

10. Bersabar ketika berpuasa

“Sesungguhnya puasa itu perisai. Maka jika salah seorang dari kamu berpuasa, jangan berkata keji dan kasar. Kalau dia dicela atau hendak diperangi seseorang, hendaklah ia berkata, sesungguhnya aku sedang berpuasa” (HR Bukhari – Muslim).